Musimbaca.blogspot.com - Tahukah Anda
bahwa Otak juga butuh dilatih? Sama seperti otot, kemampuan otak pun
harus dilatih agar dapat bekerja secara maksimal. Lalu bagaimana cara melatih
kerja otak? Jawabannya tidak lain dan tidak bukan ialah dengan membaca. Menurut
Direktur Center for Reading and Language Research of Tufts University, Maryanne
Wolf, membaca dapat memaksakan otak kita untuk menciptakan gambaran, bercerita
sekaligus berimajinasi dalam satu waktu.
Dengan membaca, kinerja otak akan
meningkat. Peningkatan tersebut yakni:
1. Lebih Fokus dan Konsentrasi
Dengan membaca, Anda akan terbiasa untuk focus
dan berkonsentrasi pada apa yang dibaca. Seperti yang telah dikemukakan oleh ahli
neurobiologi Stanford University Natalie Phillips. Menurunya, membaca akan
mengajari kita untuk memodulasi konsentrasi.
2. Mengurangi stres
Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh
University of Sussex pada tahun 2009, membaca bisa menjadi strategi paling
efektif menenangkan diri saat sedang suntuk. University of Minnesota kemudian
mengembangkan penelitian ini lebih jauh dan menemukan bahwa relaksasi maksimal
akan diperoleh dari membaca literatur selama kurang lebih satu setengah jam.
3. Berpikir kritis
Semakin banyak membaca, maka akan semakin
banyak ilmu dan wawasan yang didapat. Hal itu akan mendorong otak Anda untuk
berpikir kritis baik dalam bersikap dan memperoleh informasi yang didapatkan.
Selain membaca, kemampuan berpikir kritis akan semakin terasah jika dilengkapi
dengan kebiasaan menulis.
4. Mempertajam Daya Ingat
Setiap kali membaca, maka otak akan
dilatih untuk menyimpan memori tentang apa yang telah Anda baca. Bahkan,
penelitian American Association of Neurology menemukan bahwa orang yang aktif
membaca 30%-50% lebih sedikit untuk berkemungkinan dapat menderita kehilangan
kemampuan mengingat (pikun) daripada orang yang tidak punya kebiasaan membaca.
5. Meringankan Beban kejiwaan
Tidak hanya mengurangi stres, membaca juga
ternyata dijadikan terapi pasien yang menderita beban kejiwaan. Hal ini sudah
diterapkan di Inggris dan Amerika, mengacu pada penelitian ilmiah pada Jurnal
‘Behavior Research and Therapy’.
6. Mencegah Penurunan Fungsi Otak
Menurut hasil penelitian French National
Institute of Medical Research, membaca secara teratur dapat menurunkan resiko penurunan
fungsi otak, atau yang lebih dikenal dengan sebutan demensia. Riset ini menyimpulkan bahwa orang yang tidak
membaca 18% lebih besar kemungkinannya mengalami demensia.
7. Membangun Rasa Percaya Diri
Membaca merupakan kegiatan yang sangat
penting untuk dilakukan oleh siapapun. Mengapa? Karena membaca dapat
meningkatkan rasa percaya diri, khususnya pada anak usia sekolah dan
pra-sekolah yang masih dalam tahap pembentukan kepribadian. Dengan membaca,
mereka akan mampu berprestasi dan membuat mereka semakin percaya diri.
8. Menyembuhkan beberapa penyakit
Menurut Horvath, orang yang berada dalam pemulihan dari kondisi ADD
(Attention Deficit Disorder), gangguan kecemasan, dan gangguan konsentrasi, mefokuskan diri pada kegiatan membaca buku akanmemiliki efek
yang kuat.
9. Mengobati Kecanduan
Membaca
juga memiliki efek yang baik bagi seseorang telah berjuang melawan adiksi (kecanduan), Dimana hal tersebut saat ini dipahami sebagai penyakit otak. Oleh karena itu, bagi Anda yang sedang mengalami kecanduan sesuatu dan sedang berupaya menghentikan kecanduan tersebut, maka banyak-banyaklah membaca. Sehingga pikiran Anda pun teralihkan dari kecanduan tersebut.
10. Meningkatkan IQ
Sebuah
studi yang diterbitkan dalam Perspectives on Psychological Science pada Januari 2013 menyimpulkan
bahwa "membaca
untuk anak dengan gaya interaktif menaikan IQ lebih
dari 6poin."
Oleh
karena itu, bagi Anda yang telah memiliki anak ataupun adik atau saudara,
biasakanlah mereka membaca. Jadikan membaca sebagai gaya hidup dan kebutuhan.
11. Menambah Pengalaman Tanpa Mengalami
Langsung
Pada penelitian yang dilakukan oleh Emory
University di Amerika Serikat, telah ditemukan bahwa membaca buku dapat
meningkatkan kegiatan otak pada daerah temporal korteks pada bagian kiri yang
sangat berhubungan dengan penerimaan bahasa.
Membaca juga mampu meningkatkan kegiatan
otak pada wilayah utama sensor motoric. Saraf pada daerah ini dapat
memanipulasi otak sehingga otak akan berpikir bahwa kita sedang melakukan suatu
kegiatan fisik dimana kita tidak sedang melakukannya, fenomena ini disebut
“Ground Cognition”. Contohnya adalah
dengan hanya membayangkan berlari, maka kita akan mengaktifkan saraf yang sama
saat kita benar-benar sedang berlari secara fisik.
Menurut penelitian itu, peningkatan
neurologis berlanjut selama lima hari setelah kegiatan membaca selesai. Hal ini
membuktikan dampak tersebut bukan hanya reaksi pada saat kegiatan membaca berlangsung,
namun bersifat permanen.
Inilah berbagai macam alasan Kenapa Otak ManusiaPerlu Membaca. Baca artikel lain di musimbaca.blogspot.com.
Sekian. Terima Kasih.



0 komentar:
Posting Komentar