Home » » Kenapa Otak Manusia Perlu Membaca?

Kenapa Otak Manusia Perlu Membaca?

Posted by Musim Baca on Rabu, 25 Maret 2015


Musimbaca.blogspot.com - Tahukah Anda bahwa Otak juga butuh dilatih? Sama seperti otot, kemampuan otak pun harus dilatih agar dapat bekerja secara maksimal. Lalu bagaimana cara melatih kerja otak? Jawabannya tidak lain dan tidak bukan ialah dengan membaca. Menurut Direktur Center for Reading and Language Research of Tufts University, Maryanne Wolf, membaca dapat memaksakan otak kita untuk menciptakan gambaran, bercerita sekaligus berimajinasi dalam satu waktu.

Dengan membaca, kinerja otak akan meningkat. Peningkatan tersebut yakni:

1. Lebih Fokus dan Konsentrasi
Dengan membaca, Anda akan terbiasa untuk focus dan berkonsentrasi pada apa yang dibaca. Seperti yang telah dikemukakan oleh ahli neurobiologi Stanford University Natalie Phillips. Menurunya, membaca akan mengajari kita untuk memodulasi konsentrasi.

2. Mengurangi stres
Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Sussex pada tahun 2009, membaca bisa menjadi strategi paling efektif menenangkan diri saat sedang suntuk. University of Minnesota kemudian mengembangkan penelitian ini lebih jauh dan menemukan bahwa relaksasi maksimal akan diperoleh dari membaca literatur selama kurang lebih satu setengah jam.

3. Berpikir kritis
Semakin banyak membaca, maka akan semakin banyak ilmu dan wawasan yang didapat. Hal itu akan mendorong otak Anda untuk berpikir kritis baik dalam bersikap dan memperoleh informasi yang didapatkan. Selain membaca, kemampuan berpikir kritis akan semakin terasah jika dilengkapi dengan kebiasaan menulis.

4. Mempertajam Daya Ingat
Setiap kali membaca, maka otak akan dilatih untuk menyimpan memori tentang apa yang telah Anda baca. Bahkan, penelitian American Association of Neurology menemukan bahwa orang yang aktif membaca 30%-50% lebih sedikit untuk berkemungkinan dapat menderita kehilangan kemampuan mengingat (pikun) daripada orang yang tidak punya kebiasaan membaca.

 5. Meringankan Beban kejiwaan
Tidak hanya mengurangi stres, membaca juga ternyata dijadikan terapi pasien yang menderita beban kejiwaan. Hal ini sudah diterapkan di Inggris dan Amerika, mengacu pada penelitian ilmiah pada Jurnal ‘Behavior Research and Therapy’.

6. Mencegah Penurunan Fungsi Otak
Menurut hasil penelitian French National Institute of Medical Research, membaca secara teratur dapat menurunkan resiko penurunan fungsi otak, atau yang lebih dikenal dengan sebutan demensia.  Riset ini menyimpulkan bahwa orang yang tidak membaca 18% lebih besar kemungkinannya mengalami demensia.

7. Membangun Rasa Percaya Diri
Membaca merupakan kegiatan yang sangat penting untuk dilakukan oleh siapapun. Mengapa? Karena membaca dapat meningkatkan rasa percaya diri, khususnya pada anak usia sekolah dan pra-sekolah yang masih dalam tahap pembentukan kepribadian. Dengan membaca, mereka akan mampu berprestasi dan membuat mereka semakin percaya diri.

8. Menyembuhkan beberapa penyakit
Menurut Horvath, orang yang berada dalam pemulihan dari kondisi ADD (Attention Deficit Disorder), gangguan kecemasan, dan gangguan konsentrasi, mefokuskan diri pada kegiatan membaca buku akanmemiliki efek yang kuat.

9. Mengobati Kecanduan
Membaca juga memiliki efek yang baik bagi seseorang telah berjuang melawan adiksi (kecanduan), Dimana hal tersebut saat ini dipahami sebagai penyakit otak. Oleh karena itu, bagi Anda yang sedang mengalami kecanduan sesuatu dan sedang berupaya menghentikan kecanduan tersebut, maka banyak-banyaklah membaca. Sehingga pikiran Anda pun teralihkan dari kecanduan tersebut.

10. Meningkatkan IQ
Sebuah studi yang diterbitkan dalam Perspectives on Psychological Science pada Januari 2013 menyimpulkan bahwa "membaca untuk anak dengan gaya interaktif menaikan IQ lebih dari 6poin." Oleh karena itu, bagi Anda yang telah memiliki anak ataupun adik atau saudara, biasakanlah mereka membaca. Jadikan membaca sebagai gaya hidup dan kebutuhan.

11. Menambah Pengalaman Tanpa Mengalami Langsung
Pada penelitian yang dilakukan oleh Emory University di Amerika Serikat, telah ditemukan bahwa membaca buku dapat meningkatkan kegiatan otak pada daerah temporal korteks pada bagian kiri yang sangat berhubungan dengan penerimaan bahasa.

Membaca juga mampu meningkatkan kegiatan otak pada wilayah utama sensor motoric. Saraf pada daerah ini dapat memanipulasi otak sehingga otak akan berpikir bahwa kita sedang melakukan suatu kegiatan fisik dimana kita tidak sedang melakukannya, fenomena ini disebut “Ground Cognition”.  Contohnya adalah dengan hanya membayangkan berlari, maka kita akan mengaktifkan saraf yang sama saat kita benar-benar sedang berlari secara fisik.

Menurut penelitian itu, peningkatan neurologis berlanjut selama lima hari setelah kegiatan membaca selesai. Hal ini membuktikan dampak tersebut bukan hanya reaksi pada saat kegiatan membaca berlangsung, namun bersifat permanen.

Inilah berbagai macam alasan Kenapa Otak ManusiaPerlu Membaca. Baca artikel lain di musimbaca.blogspot.com.

Sekian. Terima Kasih.
                                                   


0 komentar:

Posting Komentar

Mengenai Saya

Foto saya
Musim Baca adalah sebuah blog yang dibuat khusus untuk berbagi ilmu, informasi, tips, referensi buku, sekaligus menularkan semangat bagi para pemuda untuk senantiasa membaca . Tujuannya yakni menjadikan membaca sebagai sebuah lifestyle bagi masyarakat Indonesia. Untuk itulah mengapa blog ini dibuat,
Diberdayakan oleh Blogger.
.comment-content a {display: none;}